‎Ø Si Ikhlas

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Hei, hari ini aku mengenalnya. Bukan sebagai orang yang baru, tetapi sebagai orang yang sesuai—mungkin jauh lebih baik—dari prasangkaku. Kukira aku mengenalnya, walau tak setiap hari berinteraksi dengannya, bahkan hanya sekedar tatap muka pun jarang. Tapi ada suatu rasa di hati, yang aku tahu bahwa dia benar-benar the man bagi teman-temannya.

Mungkin aku salah. Karena manusia sering berubah. Orang yang dulu pernah kukagimu saja ternyata sekarang aku dan banyak orang benci. Yang kutahu, bahwa seharusnya kita mengagumi atau mengidolakan seseorang yang telah meninggal. Karena saat-saat terakhir lah yang akan menampakkan sifat asli orang tersebut. Terlepas dari hal itu, aku tetap ingin percaya dari lubuk hati yang paling dalam kepadanya.

Aku mencintainya karena Allah karena keshalihannya. Ia dicintai oleh sahabat-sahabat seperjuangannya. Perlukah dipertanyakan lagi cintanya kepada mereka? Karena itu, aku akan melakukan bagianku sebaik-baiknya. Dari hal kecil, yaitu do’a. Akan kusertakan ia dalam do’aku, agar Allah tetap memberinya hidayah sehingga kau tetap istiqamah di jalanNya, dan juga agar selalu dilimpahkan keberkahan dan dicurahkan rahmat Allah atas dirimu, wahai Saudara. Dan akhirnya, bisa mati dalam keadaan khusnul khatimah. Semoga amanah atas dirinya bisa menjadi hujjah yang kuat ketika dipertanggungjawabkan di akhirat kelak.


Baarakallaahu fiikum, ya akhi. J
‎Ø Si Ikhlas ‎Ø Si Ikhlas Reviewed by max on 20.42.00 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Tolong kritiknya yang banyak please..

Allah Semata Yang Maha Benar. Diberdayakan oleh Blogger.