Bismillahirrahmanirrahim.
TandiNK. Haha rohis tempat ku berkegiatan memang suka melakukan hal-hal seperti ini. Kadang maksa, tapi da emaNK keren. #ea
Tadi pagi di Jalan Sulaksana No. 2 Antapani, tepatnya di tempat Dewa Futsal. Aku datang dengan pakaian--seperti biasa--ku dengan rasa malu yang tinggi. Kenapa? Karena aku (merasa) tak bisa main bola, sama sekali. Melihat dari karirku di lapangan, yang sudah lama tidak terukir lagi sejak SMP. Tapi ternyata fakta berkata lain. Aku mencoba tuk main, dengan hanya membuka jaket yang menutupi baju kaosku--yang bertuliskan "Posyandu".
Pertama-tama aku main dengan malas-malasan seperti biasa, namun setelah beberapa saat, I get the glimpse of it, jadi aku mengikuti irama, dan membaca segala pergerakan pemain--khususnya lawan--kemudian menyesuaikan dengan gerak-gerik dan tendanganku. Walau aku tak bisa banyak merealisasikan gerakanku sesuai dengan yang tergambar dalam otak.
Akhirnya, suatu saat yang--bisa dibilang--tidak kutunggu-tunggu tadinya, datang. Aku memberi tanda kepada penendang corner kick yaitu Farhan, adik kelasku yang juga ketua angkatan DKM 2017. Aku tak berharap banyak sebenarnya. Tapi ternyata, tubuhku tetap mendorong dan menyingkirkan rasa takut yang hanya berada di kepalaku saja. Aku berlari kencang ke depan, dan operan cepat lurus itu datang menghampiriku. Goal! Akhirnya gol, tak kusangka haha. Dan lama setelah itu pun aku mencetak untuk yang kedua kalinya.
Walau aku bukan pemain andalan--tentu saja-- tapi aku cukup senang, karena dihargai oleh tiap pemain-pemain hebat yang kebanyakan senior di sekitarku. Alhamdulillah, kataku. Diiringi senyuman, aku menyudahi pertandingan futsal itu dengan hati yang... lega, mungkin. Haha sampai akhir ternyata aku masih ragu, tapi insyaAllah aku terus belajar untuk menghilangkannya.
Ø Tanding Juga Akhirnya
Reviewed by max
on
20.40.00
Rating:
Reviewed by max
on
20.40.00
Rating:

Tidak ada komentar:
Tolong kritiknya yang banyak please..