Bismillaahirrahmaanirrahiim.
- Pernahkah kita bertanya, "Mengapa Allah tidak mengabulkan doa seperti yang kita minta?"
- Pernahkah kita berpikir, "Mengapa Allah memberi yang kita tidak sukai, yang terkadang bertolak belakang dengan doa yang kita minta?"
Ada sebuah kisah, dimana ada seorang pemuda yang bercita-cita untuk pergi ke suatu tempat yang sangat jauh. Tiap hari ia berdoa kepada Yang Maha Kuasa untuk dapat pergi dengan sebuah kapal yang sangat besar. Pemuda itu pun memutuskan untuk berusaha sekuat tenaga. Ia sudah mengumpulkan uang sedikit demi sedikit hingga akhirnya sampailah pada saat yang ia harapkan dengan semua uang itu. Ia mendapatkan sebuah tiket naik sebuah kapal pesiar yang paling besar pada masa itu. Saking senang hatinya yang membuat ia girang tak sabaran untuk menaiki kapal tersebut, sesuatu terjadi.Pada hari keberangkatan, ia terlambat bangun. Dengan tergesa-gesa ia langsung bersiap-siap secukupnya dan pergi ke dermaga tempat kapal itu berangkat.
“Tunggu… Tunggu… “ teriak si pemuda kepada petugas yang sedang berjaga.
Dengan hati yang agak lega, ia menunjukkan tiketnya kepada sang petugas.
“Eh… pak… ini tiket saya…” ujar si pemuda santai.
“Terlambat! Tidak boleh ada penumpang lagi!” tegas sang penjaga.
Mendengar hal tersebut, pemuda itu benar-benar sangat kecewa, kesal, dan semua perasaan yang negatif bercampur.
“RRRRHHHHAAAAAA…. TIIIIII….DAAAAAAKK!!! Saya harus naik kapal itu pak.. tolong pak … ini penting!!” Si pemuda merengek meminta-minta.
Namun semua usahanya gagal, dan akhirnya ia sangat menyesal tidak menaiki kapal pesiar itu.
“Ya, Allah… Kenapa doaku tidak pernah engkau kabulkan??” kata si pemuda kecewa.
Pemuda tersebut hanya bisa berburuk sangka kepada Allah yang tidak mengabulkannya untuk pergi dengan kapal itu dan pulang kembali ke rumahnya.
***
Tahukah kalian nama kapal pesiar tersebut?
Titanic.
- Masih merasa sedih apabila Allah malah memberikan apa yang kita tidak sukai, yang terkadang bertolak belakang dengan apa yang kita inginkan?
Ingatlah,
"..boleh Jadi kamu membenci sesuatu, Padahal ia Amat baik bagimu, dan boleh Jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, Padahal ia Amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah : 216)Allah Maha Mengetahui, tidakkah kita bisa mempercayai-Nya?
Ingatlah juga,
"Allah memberi apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan."Kalau saja kita dapatkan apa yang kita inginkan, mungkin saja pada akhirnya malah hal tersebut akan membuat kita menjadi lebih buruk, menjauhkan diri dari Allah, bahkan mungkin itu adalah akhir dari hidup kita.
- Lihat saja dalam cerita di atas. Bayangkan, kalau saja pemuda itu tetap naik ke kapal, kemungkinan besar ia akan menjumpai kematiannya di sana juga. Sementara Allah tidak mengabulkan doanya. Sudah sepatutnya ia bersyukur sebanyak-banyaknya, bukan malah su'udzon terhadap Allah.
- Ketika seseorang berdoa agar memiliki TV yang besar, mungkin saja jika Allah mengabulkannya langsung, maka TV tersebut malah akan menjauhkannya dari Allah karena sibuk menontonnya setiap saat.
- Apabila kita berdoa agar punya uang yang melimpah kemudian Allah memberikan sesuai yang kita inginkan, mungkin kita malah akan menghambur-hamburkannya di jalan maksiat, bukan untuk kemajuan agama Islam.
Allah itu memberi apa yang kita butuhkan, yang memang seringkali itu merupakan hal yang tidak kita sukai, bahkan benci.
- Ketika kita berdoa ingin pintar, Allah mengabulkannya dengan cara yang kita tidak pernah bayangkan. Mungkin saja kita bakal dapat banyak PR dari guru, atau banyak ulangan dalam seminggu yang menuntut kita agar banyak membaca buku.
- Ketika kita berdoa ingin agar menjadi seorang yang sangat sabar, maka Allah mengabulkannya dengan ujian-ujian yang memang tak bisa dipungkiri lagi, sangat BERAT. misalnya, terjadi krisis keuangan dalam keluarga, atau dijerat hutang besar, atau dibully teman, atau diberi penyakit keras, atau masalah-masalah lain yang lebih berat.
#CumaPengalaman :
Saya pernah berdo'a agar diberikan keberanian soalnya saya pemalu banget tapi bener-bener pengen berubah, terus pengen berani ngomong di depan banyak orang, soalnya saya juga pengen jadi dosen, jadi harus bisa ceramah (baca: public speaking) depan audiens kan?
Terus apa coba. Gatau pengabulannya apa bukan, pokoknya saya ga nyangka tiba-tiba beberapa minggu setelah do'a-do'a yang intensif saya dipilih menjadi ketua angkatan rohis di sekolah. Pertama kali saya bingung ga keruan, soalnya saya sama sekali ga kepengen jadi ketua apapun, ketua kelas aja males. Lho kok tiba-tiba jadi ketua organisasi (walau cuma ketua angkatan) sih?
Waktu itu saya belum tahu apa-apa, pas ketua angkatan tahun lalunya bilang ke saya, "Kamu pernah nggak do'a-do'a pengen ngomong depan umum, atau sebagainya? Mungkin ini salah satu jawabannya". Terus saya terkejut setelah #berpikir.
Well, saya hanya bisa husnudzon kepada Allah dan bersyukur alhamdulillah.
"Yakinlah bahwa apabila sesuatu yang kita dapatkan tidak sesuai dengan yang kita doakan, maka itu adalah cara Allah mengabulkan doa kita, dan itu pasti yang terbaik."
-MSH
Sudah merasa tercerahkan? Jika sudah Alhamdulillah :) #NTMS
Kebenaran hanya berasal dari Allah, kesalahan berasal dari diri saya sendiri sebagai manusia yang banyak lupa. Karena itu mohon dimaafkan.
- Inti : Husnudzon lah SELALU kepada Allah. Jika mendapat apa yang kita inginkan, maka bersyukurlah. Jika mendapat apa yang tidak kita inginkan, maka tetap bersyukurlah.
*referensi :
- buku "Muslim Show"
- google
Ø Kenapa Aku?
Reviewed by max
on
19.17.00
Rating:
Reviewed by max
on
19.17.00
Rating:



.jpg)
Tidak ada komentar:
Tolong kritiknya yang banyak please..