Birru (al-birru) : kebajikan
al-walidain : kedua orang tua (ibu bapak)
- Birrul Walidain : berbuat baik kepada kedua orang tua.
Kita HARUS berbuat baik kepada kedua orang tua. Dari situ timbul pertanyaan :
- Kenapa????
- Karena oleh mereka kita dilahirkan (?)
- Karena oleh mereka kita dididik yang awalnya tidak dapat melakukan apapun, kita belum bisa berjalan, kita belum bisa berbicara, kita belum bisa makan sendiri, kita belum bisa mandi sendiri (?)
Memang benar, semua alasan itu adalah fitrah dari seorang manusia yang memang sejatinya berbuat baik kepada orang itu harus.
- Tapi, alasan utama :
"Sembahlah Allah dan jangan kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua Ibu Bapak." (Q.s. An-Nisa' [4]: 36)
Dari ayat di atas SECARA JELAS Allah SWT telah memberi PERINTAH kepada kita untuk berbuat baik kepada kedua orang tua.
Sekarang kita bisa seperti ini adalah hasil kerja keras orang tua yang memberikan pendidikan yang terbaik (menurut mereka) kepada kita. Kita disekolahkan yang baik, dibimbing untuk dapat bergaul dengan orang-orang baik, diberi kecukupan dari segi materi.
- Itu semua hasil kerja keras orang tua kita.
- Orang tua melakukan itu semua hanya ingin kita menjadi anak yang shaleh, yang taat kepada orang tua sehingga dapat membahagiakannya.
Timbul pertanyaan baru (yang sebenarnya sudah lama harusnya) :
- Apakah selama ini kita merasa sudah membahagiakan mereka berdua ????? -5 lho tanda tanyanya, hehe-
- Terus apa dong yang harus kita lakukan untuk itu?
Bentuk-Bentuk Birrul Walidain :
"Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyebah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, Maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya Perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka Perkataan yang mulia." (Q.s. Al-Israa' [17]: 23)
- Ketika Orang Tua Masih Hidup
- Hendaknya kita bersikap rendah hati dan berbicara lemah lembut kepada mereka.
- Mendo'akannya dan meminta pengampunan untuknya,
- Membantu dengan harta jika sudah memiliki penghasilan sendiri.
- Meminta izin dan restu jika kita akan melakukan sesuatu, seperti jika kita akan melakukan ujian hendaknya kita meminta do'a terlebih dahulu kepada kedua orang tua kita. Atau ketika hendak pergi ke sekolah BIASAKAN untuk MENCIUM TANGAN orang tua.
Rasulullah SAW pernah berkata dalam sebuah hadits :
"Keridhoan Allah berada pada keridhoan orang tua dan kemarahan Allah berada pada kemarahan orang tua"
- Bermusyawarahlah dengan kedua orang tua dalam kegiatanmu, jika berselisih paham berikan alasan tetap dengan bahasa yang santun
- Menshalatkannya ketika ia meninggal
- Mendo'akannya agar diampuni dosa-dosanya, karena salah satu amalan yang tiada putus meski seseorang telah meninggal adalah do'a anak sholeh yang selalu mendo'akan kedua orang tuanya.
- Mengerjakan wasiat yang diperintahkan oleh orang tua, selagi wasiat itu baik.
- Membayar hutang-hutangnya
- Menyambung tali silaturahmi kepada teman-teman orang tua kita.
Keutamaan Birrul Walidain
- Berbuat baik kepada kedua orang tua merupakan salah satu amalan yang paling utama selain shalat dan jihad dijalan Allah
- Ridho Allah bergantung ridho orang tua kita.
- Berbuat baik kepada kedua orang tua merupakan salah satu sebab-sebab diampuni dosa-dosanya, seperti dijelaskan dalam firman Allah :
"Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya... ", hingga akhir ayat berikutnya :
"Mereka itulah orang-orang yang kami terima dari mereka amal yang baik yang telah mereka kerjakan dan kami ampuni kesalahan-kesalahan mereka, bersama penghuni-penghuni surga. Sebagai janji yang benar yang telah dijanjikan kepada mereka." (Q.s. Al-Ahqaf [46]: 15-16)
4. Taat kepada kedua orang tua merupakan salah satu jalan menuju surga seperti dalam hadits :
"Orang tua adalah 'pintu pertengahan' menuju Surga. Bila engkau mau, silakan engkau pelihara. Bila tidak mau, silakan untuk tidak memperdulikannya." (HR. At-Tirmidzi)
5. Berbakti kepada kedua orang tua merupakan salah satu bentuk jihad,
Abdullah bin Amr bin Ash meriwayatkan bahwa ada seorang lelaki meminta ijin berjihad kepada Rasulullah SAW. Beliau bertanya, "Apakah kedua orang tuamu masih hidup?" Lelaki itu menjawab, "Masih." Beliau bersabda, " Kalau begitu, berjihadlah dengan berbuat baik terhadap keduanya." (Riwayat Al-Bukhari dan Muslim)
- Diceritakan bahwa Ummu Sa'ad (Ibunya Sa'ad) bersumpah tidak akan berbicara kepada anaknya dan tidak mau makan dan minum karena menginginkan Sa'ad mengetahui bahwa Allah SWT menyuruh seorang anak berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya berkata, "Aku tahu Allah menyuruhmu berbuat baik kepada ibumu dan aku menyuruhmu untuk keluar dari ajaran Islam ini." Kemudian selama 3 hari Ummu Sa'ad tidak makan dan minum, Bahkan memerintahkan Sa'ad untuk kufur. Sebagai seorang anak, Sa'ad tidak tega dan merasa iba kepada ibunya. Berkaitan dengan kisah Sa'ad ini Allah SWT menurunkan wahyu seperti yang terdapat pada Surat Al-Ankabut ayat 8 :
"Dan Kami berwasiat kepada manusia agar berbakti kepada orang tuanya dengan baik, dan apabila keduanya memaksa untuk menyekutukan Aku yang kamu tidak ada ilmu, maka janganlah taat kepada keduanya."
- Sedangkan wahyu yang kedua dalam Surat Luqman Ayat 15 :
"Dan apabila keduanya memaksamu untuk menyekutukan Aku dengan apa-apa yang tidak ada ilmu padanya, jangan taat keduanya dan bergaul lah dalam kehidupan dunia dengan perbuatan yang ma'ruf (baik) dan ikutilah jalan orang-orang yang kembali kepada-Ku kemudian hanya kepada-Ku lah kembalimu, maka Ku-beritakan kepadamu apa-apa yang telah kamu kerjakan".
Hadits Here it is
- Dari Abu Hurairah ia berkata : " Rasulullah bersabda : "Seorang anak tidak dapat membalas ayahnya, kecuali anak tersebut mendapati ayahnya menjadi budak kemudian ia membelinya dan memerdekakaknnya". (HR. Muslim dan Abu Dawud)
- Dari Abdullah bin Mas'ud berkata : "Aku bertanya kepada Rasulullah : "Amalan apakah yang dicintai oleh Allah" Beliau menjawab : "Berbakti kepada kedua orang tua". Aku bertanya lagi : "Kemudian apa" Beliau menjawab: "Jihad di jalan Allah". (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
- Dari Ibnu Umar berkata: Rasulullah bersabda: "Berbaktilah kepada bapak-bapak kamu niscaya anak-anak kamu akan berbakti kepada kamu. Hendaklah kamu menjaga kehormatan niscaya istri-istri kamu akan menjaga kehormatan". (HR. Ath-Thabrani dengan sanad hasan).
- Dari Asma binti Abu Bakar ia berkata: "Ibuku mendatangiku, sedangkan ia seorang wanita musyrik di zaman Rasulullah. Maka aku meminta fatwa kepada Rasulullah dengan mengatakan : "Ibuku mendatangiku dan dia menginginkan aku (berbuat baik kepadanya), apakah aku (boleh) menyambung (persaudaraan dengan) ibuku" Beliau bersabda : "Ya, sambunglah ibumu". (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
- INTI : Jadi, Berbakti kepada Orang Tua itu WAJIB. Kenapa? Karena DIPERINTAH oleh Allah SWT! Ga ada ruginya kok! Memang sih susah dilakuin, tapi BISA.
*referensi : Materi mentoring ( Al-Qur;an, Hadits, Otak, Hati)
Ø Birrul Walidain
Reviewed by max
on
07.17.00
Rating:
Reviewed by max
on
07.17.00
Rating:












Tidak ada komentar:
Tolong kritiknya yang banyak please..